Secangkir
teh hangat menemaniku di detik jam yang sedang berputar. Senja itu memperindah
sore ini. Langit biru menjadi kemerah - merahan dihiasi burung – burung yang
berterbangan. Angin yang berhembus terasa begitu sejuk di kulit. Ya
Rabb…terimakasih untuk nikmatMu di sore ini, Engkau pancarkan keindahan yang
begitu nyata di hadapanku tanpa merasa bosan untuk selalu aku syukuri. Tiba –
tiba terdengar melodi yang begitu syahdu
dari kejauhan, kucoba untuk menikmati alunan melodi tersebut. Di tengah
menikmati alunan melodi, ibu datang seraya bertanya “sedang apa nak?” ”Mendengarkan
melodi bu, coba ibu dengarkan, mengapa melodi itu nyaman dirasakan ya bu?
(memandang wajah ibu yang saat itu matanya terpejam)” ”Alunan itu menenangkan
jiwa, bisa menjadi sebuah renungan bagi dirimu nak! Kamu bayangkan, sudah ada
sapa hangatkah untuk orang – orang yang kau temui hari ini? Sudah bersedekahkah
kamu untuk hari ini?” ”Sejenak aku mengingat hari ini, sambil bertanya dalam
hati, siapa orang yang ku temui hari ini? Ya…