Assalamualaikum, salam semangat! Selamat datang di Blog saya ya :)

Rabu, 05 Oktober 2011

Status yang dihapus


Oleh : Fera novana

Tepat pukul 17.30 WIB, disebelah tower  belakang  rumahku. Tempat yang membuat diriku nyaman saat sore karena sejuk yang terasa oleh hembusan angin sore, matahari yang mulai beranjak menuju ufuk barat, langit yang indah berwarna kekuningan. Barisan burung – burung yang berterbangan kesana kemari. Pohon – pohon yang bergoyang merasakan getiran angin yang mengenai setiap helai daunnya. Rumput – rumput liar yang semakin segar. Daun putri malu yang mulai menutup diri dan nyanyian dari sebuah suling bambu yang terdengar semakin indah dari kejauhan. Sungguh sore indah nan damai yang ingin dirasakan setiap insan.

Jumat, 17 Juni 2011

Sentuhan dipagi Hari

Oleh : Fera novana


Pagi yang sejuk
Ku buka pintu rumah ku
Ku lihat dedaunan nampak segar pagi ini
Ku rasakan sentuhan embun di pagi ini
Dengan kabut yang begitu tebal
Ku pejamkan mata ku
Ku rasakan setitik demi setitik kabut yang mengenai tubuh ku
Dingin....
Tapi sejuk
Ku basuhi kedua tangan ku dengan embun
Ku merasakan ia menyapaku pagi ini
Sentuhan itu membuka mataku
Membuatku tersenyum kembali
Semangat pagi dunia

Kamis, 05 Mei 2011

Ukiran Sebuah Nama

Oleh : Fera novana

Ku sebut namamu
 
Ku ukir dalam sebuah pahatan kayu
Pahatan indah nan elok
Pahatan indah yang taq dapat ditiru
Pahatan indah seindah hatimu

Ku ukir lagi dalam sebuah tulisan kaca
Tulisan kaca nan lucu
Tulisan kaca yang bersih dari noda-noda
Tulisan kaca,tulisan yang terukir indah

Ku ukir kembali dalam sebuah kain mungil
Kain cerah berwarna putih
Kain halus yang akan mengusap diriqu
Kain yang akan kubawa kemana qu pergi

Tp...
Ukiran demi ukiran usam satu per satu
Aku berfikir dalam benaqqu
Dimana akan qu ukir sebuah nama
Nama indah penyejuk hatiqu
nama indah yang mendamaikan hatiqu

Lalu ku ukir dalam hatiqu
Hati yang tulus untuk mu
Hati yang merasakan kasih sayangmu
Hati yang terukir namamu IBU

Jumat, 22 April 2011

Hujan di Kala Senja

Oleh : Fera novana


di kala senja datang
hujan pun iqut mnymbut kdatangan nya
mnymbut dgn riang
air iang menetes dari langit seakan seperti air iang jatuh dri sebuah lubang yg sngat kcil
terdiam qu dalam lamunan
sejenaq berfikir dalam jiwa
hujan....
mengapa kau datang d senja inni??
aqu msih terdiam
seakan hujan mnjawab apa iang aqu tnyakn
hujan mnjawab dgn setitik demi setitik air  iang jatuh
aqu turun untuk mnemanimu
kau iang sdang terdiam mnatap qu
aqu pun tersenyum dan brkta
trimakasih krna kau mnemni qu d senja inni
lalu aq brtnya pda senja
senja....
mngapa kau bgitu indah??
aqu msih terdiam
seakan snja mnjawab pa iang aqu tnyakn
aqu ada u/ mnemni hujan
agar hujan taq mnakutimu
dan dpt mlihat mu selalu tersenyum

Rintihan Embun Pagi

 Oleh : Fera novana


aqu embun
embun iang akan hadir d kala musim dingin
embun iang tmpk sjuk jk d rsakan
aqu embun
embun iang tersenyum kala muncul
embun iang brsedih kala menanti
aqu embun
smpai detiq inni aqu msih sbuah embun
embun pagi iang trkadang mncul dan cpat mnghlang
aqu iang slalu mnunggu adanya musim dingin
musim dingin iang aqan mmbawa qu k dunia nan indah
tapi
btuh wqtu lma u/ mnunggu smua itu
tapi
aqu slalu yaqin bahwa janji iang prnh ada akan datang kepadaku

Langit Malam

wahai langit malam
tubuhmu meneteskan setitik demi setitik air
air yang membasahi seorang gadis mungil
gadis mungil yang sedang lelah

wahai langit malam
tubuhmu berwarna gelap saat malam
hingga setitik air yang kau keluarkan tak terlihat oleh mata
hanya kulit ku yang dapat merasakan

wahai langit malam
setitik air mu telah turun
namun keindahan mu masih terlihat
keindahan dari sebuah bulan dan bintang

wahai langit malam
sungguh bahagia dirimu
meskipun kau mengeluarkan airmu
kau masih mempunyai bulan dan bintang yang menemanimu

wahai langit malam
dirimu bagai penyejuk hati ku saat ini
hati ku yang butuh seorang bintang dan bulan
yang akan menghiasi meski aku mengeluarkan setitik airku

wahai langit malam
hiasilah selalu hati ku
damaikanlah hati ku
seperti bulan dan bintang yang menghiasi dan mendamaikanmu